Arsip untuk Maret, 2007

11
Mar
07

Land of disaster

Ga’ pernah terbayangkan sebelumnya kalau rentetan bencana belakangan ini benar-benar menjadi menu utama tayangan headline news di tv, dan itu benar-benar terjadi disini, di negeri ini.  

Duluuu… angin topan sepertinya hanya terjadi di negara-negara Amerika; kecelakaan kereta api hanya terjadi di India atau Bangladesh; banjir besar hanya terjadi di Cina; gempa bumi dashyat hanya terjadi di Jepang, dsb dsb… Saat ini, semua terjadi disini, dalam frekuensi yang semakin sering, silih berganti, tanpa memandang kasta, semua ikut mengalami… 

Rakyat Indonesia sebagai penduduk yang tergolong religius, seringkali menganggap hal ini sebagai teguran dari Yang Di Atas sana. Mungkin ini memang teguran atas perilaku rakyat yang punya kebiasaan-kebiasaan seperti yang banyak terlihat saat ini. Teguran atas ketidakdisiplinan dari aturan-aturan yang sudah diberlakukan, yang tadinya dianggap sebagai panduan bagi aktivitas-aktivitas umum yang seharusnya dilakukan setiap orang. 

Memang tidak bisa dipungkiri juga, ada hal-hal yang benar-benar jadi kuasa alam, seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi… (atau mungkin ini ada andil manusia juga di dalamnya?). Namun kalau dipikir lagi, untuk bencana-bendana lain seperti yang terjadi akhir-akhir ini, misalnya banjir, longsor, hal itu lebih banyak andil perilaku manusia di dalamnya. Ketidakdisiplinan dalam membuang sampah, ketidakdisiplinan dalam menebang pohon, ketidakdisiplinan dalam membangun perumahan di areal yang seharusnya jadi daerah resapan air, jelas-jelas membuktikan bahwa manusia juga punya bagian atas terjadinya berbagai bencana akhir-akhir ini. 

Prihatin tentunya, tapi apa sih yang bisa dilakukan saat ini?  

Rasanya mulailah dari saat ini dan mulailah dari diri sendiri untuk memegang teguh kedisiplinan. Sebuah konsep yang terlihat sederhana namun butuh konsistensi dan komitmen untuk melakukannya. 

Siapkah kita? Siapkah anda? Siapkah saya?

Tak pernah ada kata terlambat untuk memulai segala sesuatunya, apalagi untuk mengubah sesuatu menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi semuanya.

10
Mar
07

Labeling

Kadang tidak pernah terpikirkan bahwa sebuah kata dapat memiliki arti yang luas, dapat mempengaruhi perilaku seseorang bahkan dapat memberi dampak yang tidak diduga sebelumnya. 

Gak percaya? 

Anak kecil yang diberi label “bodoh” atau “bandel” oleh orang tua atau gurunya dapat memahami kata tersebut sebagai suatu label yang menjadi bagian dari dirinya dan secara tidak sadar malah mempertahankan label tersebut. Demikian pula seseorang yang selalu dikenal dengan si “pintar”, terkadang juga berupaya mempertahankan predikat tersebut dan terpacu untuk terus menjadi orang yang pintar, minimal lebih pintar di dalam kelompoknya. That is labeling.  

Melakukan sesuatu yang memiliki arti yang berbeda dengan label tersebut dapat membuat seseorang menjadi merasa tidak nyaman. Ada pula perasaan conformity yang membuatnya ingin menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan. Tapi ada pula yang malah menjadi merasa tidak nyaman karena dirinya merasa tidak dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan, atau justru dengan sengaja bersikap “melawan” lingkungan dengan cara melakukan hal yang sebaliknya, yang bodoh bisa terpacu jadi pintar, tapi sebaliknya yang pintar malah berusaha untuk jadi bodoh. 

Dengan demikian berhati-hatilah dalam memberi label pada seseorang karena hal tersebut bisa jadi melekat pada dirinya dalam jangka waktu yang lama. Atau justru membuat seseorang menjadi tertekan atau melawan lingkungan dengan melakukan hal yang sebaliknya.

Pertanyaan berikutnya, kapan saat yang tepat kita memberi label dan label seperti apa yang sebaiknya diberikan?

Suatu label yang disertai dengan bukti-bukti nyata yang jelas tentunya bisa mempermudah seseorang memahami kenapa dia dinilai demikian oleh lingkungan, dan memudahkannya pula dalam mengukur apakah label tersebut memang sesuai dengan dirinya. Bila label tersebut berisifat positif, tentunya dapat meningkatkan kualitas pribadinya, namun jika label itu berupa kata sifat yang berkonotasi negatif, hati-hati… itu bisa dijadikan konsep diri bagi orang tsb. Label ”negatif” sebenarnya bisa jadi semacam pemicu untuk menggugah seseorang agar mau berubah asalkan dia punya kesadaran dan juga keyakinan bahwa dirinya mampu untuk melakukan perubahan perilaku agar dapat dinilai dengan label yang berbeda. 

Selain itu pemilihan kata untuk memberi label pada seseorang sebaiknya juga diperhatikan, contohnya kata-kata ”bodoh” dan ”kurang pintar” dapat memberi dampak yang sangat jauh berbeda. Seseorang yang dinilai ”bodoh” dapat merasa bahwa dirinya sangat perlu ekstra effort untuk berubah menjadi orang yang pintar. Tapi orang yang diberi label ”kurang pintar” dapat merasa bahwa hanya diperlukan sedikit usaha saja untuk menjadi orang yang pintar. Karena itu terbiasa untuk memberi label dengan kata-kata yang lebih positif seringkali mempunyai dampak yang juga lebih positif, baik terhadap diri orang tsb maupun terhadap lingkungan di sekitarnya. 

06
Mar
07

Gift

Ini bukan tulisan pribadi, tapi rasanya bagus buat dibaca… 

Life is a Gift.

Today before you think of saying an unkind word – Think of someone who can’t speak.

Before you complain about the taste of your food – Think of someone who has nothing to eat.

Before you complain about your husband or wife – Think of someone who’s crying out to God for a companion.

Today before you complain about life – Think of someone who went too early to heaven.

Before you complain about your children – Think of someone who desires children but they’re barren.

Before you argue about your dirty house, someone didn’t clean or sweep – Think of the people who are living in the streets.

Before whining about the distance you drive – Think of someone who walks the same distance with their feet.

And when you are tired and complain about your job – Think of the unemployed, the disabled and those who wished they had your job.

But before you think of pointing the finger or condemning another – Remember that not one of us are without wrong doings.

And when depressing thoughts seem to get you down – Put a smile on your face and be thankful you’re alive and still around.

Life is a gift, live it, enjoy it, celebrate it, and fulfill it.




 

Maret 2007
S S R K J S M
« Jan   Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blog Stats

  • 45,539 hits

Others

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

visitor stats

PageRank

my 'read' shelf:
 my read shelf

Click to view my Personality Profile page