Akhir Desember yang lalu, pertama kali membaca sinopsis film August Rush langsung muncul ketertarikan dan rasa penasaran akan film yang bertema musik ini. Sayangnya film ini hanya diputar satu kali saja setiap harinya dengan jam pertunjukan yang cukup menantang, 22.30
Dengan waktu pertunjukan yang seperti itu, perlu sedikit perjuangan untuk tetap terjaga menunggu film diputar, namun sepertinya jam tersebut kurang cocok bagi saya
Kemarin, ketika men-cek film yang diputar, ternyata August Rush sudah mulai ditayangkan dengan waktu yang lebih “sesuai”, dan akhirnya film inilah yang menjadi pilihan untuk ditonton.
Kalau hanya menyimak cerita, film ini hanya seperti fairy-tale, dongeng seribu satu malam. Terlalu sederhana kalau film ini diceritakan melalui kata-kata. August Rush lebih banyak bercerita melalui gambar, melalui gerakan, dan melalui musik, daripada melalui kata-kata atau dialog antar para pemainnya. Namun minimnya kata-kata, membuat dialog yang ada di film ini menjadi sangat bermakna dan memiliki kekuatan untuk menjelaskan makna musik yang terdengar.
Dari film ini lebih bisa dipahami bahwa musik yang terdiri dari nada-nada selalu ada di sekitar kita, sementara alat musik hanya sekedar alat bantu untuk mengulangi nada-nada yang ada di alam, sebuah simfoni kehidupan yang indah.
Seperti yang diungkapkan Evan “August Rush” Taylor di akhir film tersebut, “musik ada di sekitar kita, dan yang perlu kita lakukan hanyalah.. mendengarkan”.
Sambil diiringi cuplikan soundtrack music August Rush disini, masih terbayang indahnya film semalam, … August Rush, it’s just about music …





Koen
Januari 28, 2008 at 1:12 am
Film terbaik yang aku lihat tahun ini.
Tapi memang masih Januari sih …
pratanti
Januari 30, 2008 at 2:21 pm
biarpun masih januari,
boleh dong dikasih tau kalo ada film bagus lainnya
utush
Agustus 4, 2008 at 4:07 pm
sama ‘ONCE’?
bagusan mana?
pratanti
Agustus 8, 2008 at 9:19 pm
itu sih tergantung sama selera masing2…
nakjaDimande
Desember 20, 2008 at 11:39 pm
yang membekas dari August Rush memang bukan dongengnya ya mba.. karena nyaris oliver twist
,
tapi kuat banget mengutarakan makna musik dalam kehidupan, yang manakah musik itu sebenarnya **hmm sok iye saya**
boleh ngusul sama mba tanti buat bikin resensi “music from another room” nya jude law.. tapi dah jadul banget mba.. hihihi
pratanti
Desember 21, 2008 at 10:12 am
bener banget,
August Rush memang lebih mengenai “musik”, bukan “cerita”
wah, blom pernah nonton film nya nih, ntar deh cari2 dulu film ini somewhere…..
ratih
November 6, 2009 at 2:00 pm
ini udah pernah diputer juga kok di metro tv..
jadi film keluarga malem minggu juga *kalo ga salah*
GREAT FILM!!! ^^
pratanti
November 6, 2009 at 2:04 pm
iya bener…
cuma kalau diputar di TV, suka agak terganggu dengan beberapa jeda iklan
Nurcahyo
Agustus 28, 2010 at 7:50 pm
Waktu itu coba ak tontonin ke murid murid aku,,,,,,,,,buat selingan pelajaran ips, wow responnya luar biasa. Anak anak pada antusias ………………… Kalo ak sendiri si emang udah ke sengsem sama lagunya dulu,,,,,,,,, pas liat filmnya ok why not
pratanti
Agustus 30, 2010 at 5:57 pm
wah… kira-kira apa hubungannya dengan pelajaran ips ya?
Andhika
Juni 30, 2011 at 2:11 pm
pengen nonton film ini … cari dimana ya full movienya … di TV dah jarang sekarang … ~_~