10
Feb
08

donor darah yang menyenangkan

Akhirnya… setelah menunggu selama 2 tahun (kurang 3 hari), setelah beberapa kali ditolak karena Hb yang rendah, kemarin saya boleh mendonor lagi  :D

Kemarin, saya tidak terlalu antusias (saking ga PD nya, saya minta untuk dicek Hb-nya dulu sebelum mengisi formulir pendaftaran, dll yang seharusnya sudah terisi sebelum maju ke meja pemeriksaan), dan begitu perawatnya bilang, “darahnya tenggelam”… YESS!!! Saya diijinkan mendonor ;)  

Ya, bagian awal dari ritual donor darah ini memang selalu bikin saya cemas, deg-deg-an karena takut ditolak :P Bagian yang paling menyebalkan.

Duluu… pertama kali menyumbang darah, saya sangat terkesan dengan sebuah tulisan yang tertera di bungkus Viliron (pembagian dari PMI), bunyinya: 

blood-drive.jpgPara donor darah yang terhormat,
Hari ini Saudara telah menyumbang darah, sebagian dari milik Saudara yang berharga. Mereka yang tertolong dengan sumbangan darang tersebut, bahkan yang diselamatkan jiwanya tidak dapat berterima kasih secara langsung, tapi Tuhan Maha Tahu, semoga amal baik Saudara dibalas-Nya. Kami harapkan saudara untuk menjadi donor secara teratur dan ajaklah keluarga, teman, atau siapapun menjadi donor darah sukarela. 

Tapi setelah 2 kali, 3 kali, dst, tulisan itu tidak lagi memotivasi. Kegiatan donor darah sudah jadi aktivitas rutin sekitar 3 bulan sekali. Masih banyak hal lain yang juga memotivasi, misalnya saat ada keluarga penderita yang menunggu darah di PMI, mengharapkan ada pendonor yang mendonorkan darah yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Mereka mengucap terima kasih, namun rasanya saya yang harus berterima kasih, karena darah yang saya sumbangkan waktu itu dapat segera dimanfaatkan. Saya hanya sempat berucap, semoga bermanfaat dan anggota keluarganya dapat segera sembuh. 

Pernah pula ada yang membutuhkan darah untuk anggota keluarganya yang mengalami kecelakaan. Mereka tampak cemas. Lima menit kemudian mereka menerima telpon, dan setelah itu mereka mendatangi petugas sambil mengatakan, “terima kasih, kami tidak lagi membutuhkan darah, karena dia sudah tiada”. Ah, ikut sedih rasanya… 

Kalau ada yang bilang, donor darah itu bisa menambah nafsu makan, bisa jadi gemuk, dan kalau tidak mendonor pada waktunya badan menjadi tidak enak – bagi saya, informasi itu tidak benar dan mungkin hanya sugesti :lol: Buat saya, mendonorkan darah merupakan hal yang bisa saya lakukan untuk membantu sesama. Baru belakangan saya tahu, bahwa hal ini juga bisa mengurangi risiko serangan jantung, seperti yang diungkap dr. Sonia Grania Wibisono disini.

Jadi, buat Anda yang mampu menyumbang darah, segeralah datang ke tempat-tempat penyumbangan darah atau PMI di kota Anda untuk mendonorkan darah. Buat yang masih kurang berat badannya ;) segera ditingkatkan. *45kg kan belum dalam kategori kegemukan*  

Buat yang tekanan darahnya terlalu tinggi atau terlalu rendah, coba konsumsi makanan-makanan sehat untuk menormalkan tekanan darah (plus olah raga). Dan buat yang kadar Hb nya rendah (sama seperti saya), coba konsumsi obat penambah darah secara teratur beberapa hari sebelum mendonor. *saya sendiri berhasil dengan Pronemia, tapi gagal dengan Sangobion (gagal=tetep ditolak)*  

Juga buat yang tidak bisa mendonorkan darah (karena apapun alasannya), mungkin bisa turut mendoakan supaya kita-kita yang mampu dan berniat menjadi donor darah sukarela bisa sukses diterima, dan tidak ditolak *halah*  :P

————————————————————————–

Artikel terkait:
- setetes darah penuh arti

————————————————————————–

Update 14 Februari 2008,
Buat temen-temen (terutama yang di Bandung), Radio Rase 102.3 FM beserta Rase Listener Club akan mengadakan kegiatan donor darah, bekerjasama dengan PMI bandung, tempatnya di Rase Building Jl.Setiabudi No.19 Bandung. Tlp. 022 2038390. pada hari Sabtu, 1 Maret 2008, 5 Juli 2008 dan 1 November 2008. Ikutan yuuk….. :D


26 Tanggapan ke “donor darah yang menyenangkan”


  1. Februari 10, 2008 pukul 10:06 am

    Aku kepingin bangat jadi orang yang rela berkorban dan berguna bagi sesamanya seperti Mbak Prasanti.Aku iri padamu Mbak.

    Btw kalau mau mendonorkan darah, bagian apa di PMI yang harus aku datangi?

    Trims.

    Horas!

  2. Februari 10, 2008 pukul 12:44 pm

    Saya jutru baru tahu bahwa di viliron ada tulisan tersebut :) . Tapi yaa itu merupakan motivasi terdalam untuk ikutan donor. Buat bang Robert (kalau saya boleh bantu jawab), donor bisa di PMI pusat yang di Jalan Kramat Raya (kalau ga salah yaaa), atau bisa cari di http://www.palangmerah.org/profil_cabang.asp?stat=ina lokasi terdekat. Saya sendiri di kantor rutin ngadain 3 bulan sekali :D

  3. Februari 10, 2008 pukul 3:25 pm

    @ Robert Manurung,
    tentunya di Unit Transfusi Darah PMI. Seperti info dari hutriest, lokasi UTD PMI Jakarta ada di Jl Kramat Raya 46 (di sebelahnya ada mesjid besar, namanya lupa :( ). Untuk kota-kota lain, alamatnya bisa dilihat di situs tsb.

    Ayo kita ikut memerdekakan orang-orang di sekitar kita dari belenggu penyakit (fisik) yang mereka derita. Mudah-mudahan darah kita bisa bermanfaat :)

    @ hutriest,
    makasih banyak atas informasinya yaa… :D
    Bungkus Viliron tsb kayaknya memang khusus, karena ada cap PMI nya juga. BTW, kemarin ini sudah bukan Viliron lagi yang dibagikan di PMI Jakarta, tapi merk lain (lupa juga apa namanya, karena ga aku ambil :) )

  4. Februari 11, 2008 pukul 8:46 am

    Turut senang Mba,
    Insya- Alloh semoga kedepan BATAGOR bisa juga ikutan aksi donor- darahnya,
    Salam,

  5. Februari 11, 2008 pukul 5:33 pm

    mudah-mudahan, amin… :D
    sayang, kemarin ini ga sempat ikut bebersih Bandung bareng Batagor. Next time deh ya…

  6. Februari 11, 2008 pukul 6:20 pm

    Dikampus saya sering banget diadakan acara donor darah…tapi sayang sekalipun saya tidak pernah mendonorkan darah saya…maklum berat badan saya tidak mencukupi… :”)

  7. Februari 12, 2008 pukul 8:54 am

    seinget saya, baru sekali ikutan donor darah di kampus. Selain karena waktunya yang ga klop sama periode bulanan, kadang pas diadain akunya lagi kurang sehat :)
    Pengalaman donor di kampus waktu itu, emang sih dikasih bantal, tapi tidurnya di atas meja, jadi deg-degan-nya itu antara takut ama jarum suntik dan takut terguling :lol:

  8. 8 missglasses
    Februari 12, 2008 pukul 5:27 pm

    eh, nyatanya apa bener donor darah bikin gemuk? kalo gitu saya mau donor.. hehheh. lumayan nambah berat badan :P
    *salam kenal*

  9. Februari 12, 2008 pukul 5:43 pm

    hehehe… gak bener ! kalau pun ada yang seperti itu, pasti cuma kebetulan aja. Gak ngefek tuh di saya :P
    *salam kenal juga*

  10. 10 evanrama
    Februari 12, 2008 pukul 9:33 pm

    saya belum pernah mendonorkan darah tap suatu saat kepingin juga, sakitkah ? katanya bisa “ketagihan” untk mendonorkan darah ya?
    mb koment blog saya juga ya ^_^

  11. Februari 13, 2008 pukul 3:05 am

    ga sakit kok… bener! cuma kaget aja, sebagaimana layaknya digigit semut merah :lol:
    sebaiknya url blog nya ditulis juga dong… lha saya musti comment dimana? :P

  12. 12 Eko
    Februari 13, 2008 pukul 8:44 am

    Salam Kenal Mbak, saya mau meng informasikan buat rekan-rekan yang akan mendonorkan darahnya,
    Radio Rase 102.3 FM beserta Rase Listener Club akan mengadakan kegiatan donor darah, bekerjasama dengan PMI bandung, tempatnya di Rase Building Jl.Setiabudi No.19 Bandung. Tlp. 022 2038390. pada hari Sabtu, 1 Maret 2008, 5 Juli 2008 dan 1 November 2008. Trims.

  13. Februari 13, 2008 pukul 12:35 pm

    mbak, klo boleh tahu, ada efek sampingnya nggak klo kita nggak pernah ndonorin darah kita? suwun…
    *ke blognya evanrama*

  14. Februari 14, 2008 pukul 3:13 pm

    @ Eko,
    Salam kenal juga, infonya saya taruh di atas juga ya…
    Untuk yang 1 Maret 2008 saya belum bisa ikutan (belum 3 bulan sih), tapi untuk yang berikutnya mudah-mudahan bisa :D

    @ herr,
    efek samping?
    hmm… apa ya? yang pasti jangan coba-coba mendonor kalau syarat kesehatan tidak terpenuhi, nanti malah nyusahin orang. Kalau tiba-tiba pingsan kan belum tentu ada yang mau bantuin :lol:
    Aku sih tidak merasakan ada efek samping apapun…

  15. Februari 14, 2008 pukul 5:31 pm

    saya mah lum pernah di ijinkan.. berat badan tidak mencukupi :D

  16. Februari 15, 2008 pukul 12:41 am

    donor darah biru ada nggak ya?

  17. Februari 16, 2008 pukul 8:27 am

    kayaknya sih ada yang memiliki darah biru,
    tapi sayangnya sampai sekarang belum ada yang bersedia menjadi donor… mwngkin takut tercemar? :P

  18. Februari 20, 2008 pukul 11:16 pm

    saya bukan dokter tapi beberapa ilmuan di eropa bahkan asia telah menyarankan untuk tidak menggunakan tranfusi darah, ada beberapa masalah dalam darah
    1. penyakit yang ada tertular melalui darah.
    2. kesalahan pemberian golongan
    3. anti body yang harus beradaptasi dengan darah baru
    4. mahalnya darah
    5. penularan hiv
    6. tidak ada darah yang bisa dijamin dari penyakit.

    silahkan berkunjung ke blog saya:www.satyasembiring.co.cc
    ada alternatif lain selain menggunakan darah, jadi donor darah sama saja dengan menambah penyakit baru kepada pasien

  19. Februari 21, 2008 pukul 4:45 am

    setuju pak, poin-poin di atas memang merupakan risiko dari transfusi darah (terutama bagi si penerima/resipient). Namun risiko tadi baru akan terjadi jika tidak ada pemeriksaan yang benar sebelum transfusi dilakukan, dan juga jika proses transfusi tidak menggunakan peralatan yang bersih dan higienis. CMIIW.
    dan jika prosedur telah dilaksanakan dengan benar, saya pikir tentunya masalah-masalah di atas dapat dihindari.
    Sampai saat ini transfusi darah merupakan salah satu alternatif pengobatan (misalnya bagi mereka yang kekurangan darah), karena sampai saat ini belum ada satu formula yang dapat menggantikan atau menyamakannya. Alternatif pengobatan lain mungkin masih banyak, meski saya sendiri kurang paham :)

    bagi saya, selama PMI masih menghimbau masyarakat untuk mendonor darah untuk keselamatan orang lain, saya pikir hal ini merupakan satu upaya yang dapat saya lakukan untuk membantu mereka, orang-orang yang membutuhkan.

    BTW, mungkin ada baiknya juga pak, kalau diberikan link ke informasi mengenai ilmuwan eropa/asia yang menyarankan untuk tidak menggunakan tranfusi darah tsb. Thankyou :D

  20. Maret 14, 2008 pukul 5:22 pm

    Bener gak sih kalo sekali donor, trus berhenti jadi pendonor maka badan akan lemes?
    Trus, darah si pendonor dites bersih nggak ya?

  21. Maret 15, 2008 pukul 7:04 am

    ga’ bener… :D
    ga’ ada hubungannya antara badan yang lemes, sama berhenti jadi donor. Kalau ada yang merasa seperti itu, pasti cuma sugesti aja, yang mungkin lemesnya itu karena hal lain…
    Menurut petugas PMI yang pernah saya ajak ngobrol, setiap darah yang diterima dari pendonor, akan dites, apakah mengandung penyakit atau tidak. Trus kalau ada hal-hal yang bisa menimbulkan penyakit, nanti pendonor akan dihubungi juga, dan tentunya darahnya jadi ga’ bisa dipakai untuk transfusi… (gitu sih katanya) :D

  22. 22 anna
    Mei 10, 2008 pukul 3:03 pm

    hi km prantanti,
    aku baru aja ikutan donor darah di skolah, tadi.
    tapi gak tau knapa, nafsu makan jadi nambah. padahal aku lagi gak laper, ehh sma makanan yg aku liat, kok pengen di makan aja, bner gak sieh, karna donor darah?

  23. Mei 13, 2008 pukul 12:05 am

    hi anna,
    kalau buat aku sih, mendonor atau tidak mendonor, selera makanku tetap bagus, artinya tetap ada keinginan “nyomot” makanan yang udah tersedia di depan mata meskipun lagi gak laper :D
    Mungkin itu memang sugesti kita aja, yang merasa berhak untuk “mengisi perut” (meski tidak lapar), setelah menyumbang darah…
    manusiawi kok :lol:

  24. Mei 14, 2008 pukul 4:01 pm

    eh… entah tersugesti atau apa, setelah rutin donor darah BB saya naik menjadi 56, dulunya berkisar 49-51…

  25. Mei 15, 2008 pukul 4:55 am

    mungkin memang sudah saatnya untuk bertambah berat badan :)
    masa pertumbuhan kan tidak hanya untuk anak-anak saja :D

  26. 26 anjar
    Juni 12, 2008 pukul 1:36 pm

    besok Insya Allah ke pmi ah mba..
    bisa sekalian cek kesehatan juga ya


Tinggalkan Balasan




 

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Blog Stats

  • 45,188 hits

Others

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

visitor stats

PageRank

my 'read' shelf:
 my read shelf

Click to view my Personality Profile page