Dari diskusi pada PB2007 yang lalu, ada beberapa teman yang berbagi pengalaman mengenai posting yang berisi keluhan atas mutu jasa layanan publik. Mulai dari soal jalanan rusak, galian berbagai macam kabel di jalan umum, jaringan komunikasi yang tak kunjung diperbaiki, dsb. Adanya posting di blog sering kali dapat menggugah instansi-instansi terkait untuk memperbaiki mutu layanan yang mereka berikan pada masyarakat
Kalau itu soal keluhan, saya jadi ingat bahwa dulu saya juga pernah ingin berbagi mengenai mutu layanan sebuah instansi. Bentuknya memang bukan berupa keluhan, namun apresiasi atas tindakan yang dilakukan oleh salah seorang staf mereka yang saya anggap melebihi dari hal-hal yang biasa diberikan.
Pengalaman ini sebenarnya sudah lama, lebih dari 2 tahun yang lalu, ketika akan mengambil uang di ATM Bank Niaga Semarang (dekat simpang lima). Hari Sabtu siang, saat sedang menunggu proses informasi saldo terkini di hadapan mesin ATM, tiba-tiba mati lampu, padahal tidak ada angin tdk ada hujan. Kejadian yang hanya sedetik itu mengakibatkan mesin ATM “blank” sejenak, dan nyala kembali dengan tampilan “selamat datang”. Ya, mesin itu berhasil menelan kartu ATM saya dengan sukses. Gleg!
Reaksi pertama, tentunya bingung, soalnya hari itu adalah hari Sabtu, sementara hari Minggu besok saya sudah harus meninggalkan Semarang. Lagipula sudah terbayang betapa malasnya mengurus kartu ATM yang hilang, belum lagi harus bolak-balik ke Bank, capek deh…
Saya langsung melaporkan kejadian tersebut pada Pak Satpam yang berada di depan, menceritakan kronologis kejadian yang saya alami. Setelah menelpon petugas terkait, Pak Satpam langsung mengemukakan solusinya, “maaf bu, petugasnya sudah dipanggil, sekitar 1 jam akan tiba disini. Kalau ibu mau pergi dulu, silakan, nanti 1 jam lagi kartunya bisa diambil disini”.
Benar saja, satu jam lebih sedikit, saya kembali lagi ke Bank tersebut, melihat petugas trouble shooting sedang bekerja mengambilkan kartu saya yang tadi tertelan mesin ATM.
Kemudahan yang saya terima saat itu terus berdampak pada image saya terhadap Bank Niaga. Saya merasa urusan saya jadi lebih mudah. Walaupun saya pernah juga kecewa dengan layanannya – seperti ter-debet 2 kali saat membayar kartu kredit, atau tiba-tiba rekening saya terdebet untuk nomor telpon yang sudah tidak saya pakai lagi – namun rasanya itu semua bisa terhapus dengan kemudahan-kemudahan yang saya dapatkan.
Saya melihat budaya kerja disitu sudah diterapkan bahkan pada level Satpam sekalipun. Sebuah budaya untuk memberikan layanan dengan tulus, tanpa mempedulikan apakah rekening saya hanya tinggal saldo minimal sekalipun
Terima kasih ya pak, saya kagum dengan kesigapan bapak saat itu. Semoga budaya kerja seperti ini bisa menjadi teladan bagi rekan-rekan yang lain. Juga semoga saya bisa mencontoh bapak, untuk sigap berbuat sesuatu yang dibutuhkan orang lain dengan tulus




















Komentar Terakhir