Beranda Kita

dengan sub judul: Perbincangan seks dalam keluarga. Buku karangan Faisal Baraas ini dibeli udah lama, di bursa buku yang diadakan oleh fakultas (tepatnya Senat Mahasiswa), pada jaman mahasiswa (brapa taun yang lalu tuh ya?😉 )

Isi buku ini sebenarnya hanya kumpulan cerpen yang panjangnya masing-masing tidak lebih dari 3 halaman. Setiap cerita diwakili oleh seorang wanita, dengan nama-nama yang berbeda. Uniknya, buku ini terdiri dari beberapa topik mulai dari tumbuh kembang anak, perkawinan remaja, seks bebas, sampai dengan kelainan psikoseksual, oedipus complex, cinderella complex, dll. Setiap cerita berbentuk fragmen peristiwa kehidupan yang biasa atau yang pernah terjadi dalam keluarga. Tidak ada kesimpulan, tidak ada akhir yang jelas juga pada setiap peristiwa. Sepertinya hanya mengungkapkan fakta dan pembaca dibiarkan melanjutkan sendiri cerita tsb atau untuk merenunginya.

Namun dalam setiap cerita, selalu ada ungkapan-ungkapan menarik (istilah kerennya: lesson learned) yang bisa kita simak.

Ternyata, kita tidak mengenal pasangan kita sepenuhnya. Kita hanya mengenalnya sebagian. Sebelum memasuki gerbang perkawinan, kita memang hanya mengenal segi-segi yang memesonakan dari kepribadiannya. Kita tak banyak tahu tentang beberapa kekurangannya. Mungkinkah kita mengenal seseorang secara total, sementara kita tahu bahwa kita tidak sepenuhnya bisa memahami diri kita sendiri? Dan mungkinkah kita mampu menyingkap seluruh misteri yang meliputi diri seseorang? Sepanjang hidup kita, kita mungkin memang ditakdirkan untuk selalu memahami orang lain. Satu-satunya pertanda bahwa cinta masih bersemayam dalam perkawinan ialah keinginan yang selalu timbul untuk memahami istri atau suami kita masing-masing.

Jika orang tua merasa cemas terhadap pergaulan putrinya, mengapa mereka tidak berusaha mengenal anaknya dengan lebih mendalam? Mengapa mereka tidak bisa membuka dialog dengan anak-anaknya, terutama mengenai masalah-masalah seksual? Keakraban tidak pernah tercipta dalam dialog demikian itu. Yang ada hanya rasa malu, rasa sungkan, rasa frustrasi, karena tidak tahu bagaimana harus memulainya. Begitu banyak rahasia yang tersembunyi, sehingga cenderung menjadi munafik, menjadi culas. Jika dialog itu bisa tumbuh, maka remaja akan berkembang tanpa kecemasan. Mereka dengan tenang akan mampu mengatasi berbagai persoalan seksual yang senantiasa timbul karena lingkungan yang buruk dan sulit dihindari. 

Kalau dari sub-judulnya “Perbincangan seks…” sudah bisa ditebak isinya memang berbagai topik tentang perilaku seksual. Tapi semuanya dikemas dalam bahasa sederhana dan gamblang. Memang ada beberapa istilah kedokteran/psikologi yang dipakai, namun ada penjelasan yang masih bisa dipahami (kalau belum ngerti juga, baru deh baca kamus psikologi, numpang baca di Gramedia😛 ).  

Baca cerita-cerita dalam buku ini secara berurutan sebenarnya tidak terlalu dianjurkan, karena jadi jenuh dan membosankan. Paling enak adalah dengan membaca secara acak dan tidak sekaligus. Lebih enak lagi kalau ada temen yang bisa diajak ngobrol tentang topik-topik tsb. Buku ini sangat direkomendasikan buat para remaja dan para pasangan muda untuk mengetahui lebih jauh tentang perilaku seksual. Bagus juga buat para orang tua agar bisa lebih paham tentang perilaku seksual pada masa paruh baya (taela istilahnya…😛 ), serta punya kiat-kiat bagaimana menghadapi anak-anak mereka yang seringkali bertanya tentang seks.  

Kemarin ini coba-coba lagi cari buku Beranda Kita di beberapa toko buku, tapi masih belum ketemu. Sebenarnya pengen juga beli bukunya lagi untuk koleksi, soalnya buku yang dulu dibeli itu sudah mulai tercerai berai lembarannya. Maklum aja, lem perekat bagian tengah buku sudah semakin kaku, dan mulai tidak mampu lagi menyatukan lembaran-lembaran buku yang sering dibuka tsb. Warna kertasnya pun sudah mulai berubah jadi putih tua😀 dan dihiasi dengan coretan-coretan pensil di tempat yang ada ungkapan-ungkapan yang jadi lesson learned. 

Salut buat dr. Faisal Baraas (saat ini sudah SPKJ, kalau ga salah) atas karangan yang sangat bagus ini.  

Kalau ada yang tau dimana tempat belinya sekarang ini, tolong diinformasikan ya…😀 

4 pemikiran pada “Beranda Kita

  1. Thx Dhani,
    Dulu buku ini terbitan Grafitti Press, sekarang saya tidak yakin apakah Grafitti Press itu masih ada atau tidak. Nanti saya coba tanya di Mizan.
    Btw, apakah tau juga contact nr. atau emailnya dr. Faisal Baraas ini? Thx b4🙂

  2. saya juga mencari buku itu, bagus untuk mengingatkan anak dalam keluarga
    apakah anda sudah mendapatkannya ?
    terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s