Nulis yuuk… (selintas ide dari Pesta Blogger 2007)

Nulis apa?” Itu adalah jawaban yang sering saya dengar dan juga jawaban yang acap kali saya berikan beberapa waktu yang lalu. Meskipun duluu saya rajin menulis buku harian, tapi pada saat ingin mulai menulis di weblog, rasanya kok susah ya? Pertama kali punya blog di tahun 2001 hanya bertahan 3 kali posting saja, setelah itu vakum hampir selama 5 tahun, dengan alasan bingung mau nulis apa…  

Berikut sekedar tulisan, terinspirasi dari Pesta Blogger 2007 kemarin…  

Menurut Nila Tanzil dan Anjar Priandoyo, tulislah sesuatu yang memang kita minati, apapun itu… bisa soal pekerjaan, profesi, pengalaman, aktivitas, ataupun situasi yang terjadi sehari-hari di sekeliling kita. Jadi, jangan hanya menulis “Saya pergi ke pasar”, tetapi apa saja yang dilakukan disitu, bagaimana perjalanan kita kesana, bagaimana kesan-kesan kita, dsb. Banyak yang bisa diceritakan, banyak yang bisa ditulis🙂

blogging.jpg

(gambar diambil dari sini)

Pakdhe Rovicky menambahkan, tulis juga fakta atau data yang bisa mendukung tulisan kita. Menurut saya, ada dua hal utama yang bisa didapat dari situ, pertama – kita jadi terbiasa berpikir atau bicara base on fact. Kemudian kita juga jadi terpacu untuk mencari informasi-informasi tambahan guna melengkapi tulisan kita. Kadang dengan mencari informasi, kita tidak sengaja juga tahu mengenai hal-hal lain, yang menginspirasi kita untuk membuat tulisan berikutnya. Kemudian yang kedua – dengan adanya data atau fakta tersebut, orang yang membaca tulisan bisa memperoleh informasi yang berguna juga. Tulisan kita bisa jadi bahan rujukan, dan secara tidak langsung bisa meningkatkan jumlah pengunjung/pembaca di blog kita😉 

Sebuah tulisan Nila tentang pariwisata di Malaysia pernah mendapat tentangan keras dari pemerintah Malaysia yang mengatakan bahwa “80% of blogger are unemployed women”, “all bloggers are liar”, etc. Kalau seorang blogger mendapat tentangan semacam itu, biasanya akan merasa “down”, mungkin juga jadi enggan menulis, dsb. Itu juga yang dialami oleh Nila, namun dukungan dari para blogger terus menyemangatinya untuk tetap menulis. Point-nya adalah kalau memang hal-hal yang kita tuliskan adalah fakta atau opini terhadap fakta tersebut, kita tidak perlu ragu untuk menulis. Blogger bebas berpendapat, dan bebas menulis apa saja😀

Seperti yang diungkapkan oleh Bp. Cahyana Ahmadjayadi (Dirjen Kominfo) – blogger dapat mencerdaskan bangsa, namun bisa juga membodohkan bangsa – berarti tulisan blogger turut punya andil besar atas kemajuan bangsa. Rasanya, kalaupun ada tulisan yang kurang tepat (yang bisa jadi ancaman bagi pembodohan bangsa), rekan-rekan blogger akan mencoba meluruskan, mengarahkan ataupun memberikan sudut pandang lain, sehingga kita bisa menilai mana informasi yang berguna dan mana yang tidak. Jangan takut kalau tulisan kita atau pendapat kita itu salah, karena dengan adanya interaksi dengan para blogger di dunia maya ini, kita bisa segera memperoleh umpan balik yang berguna. 

Takut tulisan kita dikomentarin yang negatif? – jangan khawatir, justru dengan adanya komentar, kita bisa tahu opini yang beredar di masyarakat seperti apa. Kita bisa memposisikan diri kita, dan belajar untuk mengemukakan pendapat serta membuat tulisan yang lebih baik lagi. Kita juga tidak perlu mengikuti apa yang dikatakan orang lain, namun kita bisa belajar untuk mengemukakan pendapat kita (termasuk pendapat yang berbeda) dengan cara yang bisa diterima oleh orang lain. Mengutip pendapat pak Cahyana bahwa dalam tulisan blogger yang pluralis, akan muncul keunikan. Jadi, itulah pendapat kita, keunikan kita. Berbeda dari orang lain, siapa takut?😆

Buat saya, blogging is about learning and sharing. Banyak yang bisa dipelajari, tentang menulis, tentang mengemukakan pendapat, tentang memberikan komentar, tentang kesabaran menghadapi pendapat yang berbeda, tentang kedisiplinan meng-update blog😛 dan juga tentang berbagi pengetahuan, pemikiran serta perasaan dengan orang lain. 

Ternyata learning is fun😛  Are you agree? 

22 pemikiran pada “Nulis yuuk… (selintas ide dari Pesta Blogger 2007)

  1. Agree donk. Yang paling berharga dalam PB2007 kan justru kehadiran para non-techgeek yang justru memberikan aneka nuansa warna pada cyberjournalism kita. Garing kalau soal blog selalu berkait dengan engine, feed, agregasi, plugins, etc. Yang menarik adalah soal blog yang mencerdaskan dan membodohkan, yang inspiring dan yang menstagnankan, yang pluralist dan yang pokoknya-apa-kata-kelompok-gue.

  2. ikut pesta blogger kayaknya ga sia-sia nih..
    (kirain cuma pesta2an gitu, hehe…)

    btw, pendapat orang2 diatas setuju deh.
    Dari pendapat Bpk Cahyana, dan beberapa pengalaman…
    saya jadi tersadar…
    tulisan para blogger itu belum tentu benar
    khan manusia yang membuat,
    Lalu buku2 yang laris pun belum tentu benar.
    manusia juga yang buat.

    tapi dari sana, pembelajaran pun dimulai…
    semoga blogwalkingnya kita dituntun untuk mendapatkan secuil kebenaran bukan pembenaran…

  3. Sign up blog itu gampang. Yang sulit menjaga utk terus meng-update-nya. Apalagi kalo ada yg ngomentarin isinya membosankan. Wah itu bisa njatuhin mental banget. 🙂

  4. hehe, setuju banget. blog tidak sekedar persoalan tulis menulis tapi lebih dari itu, sebuah proses aktualisasi diri😀 terima kasih telah mengisi surveinya.

  5. @ Koen,
    non-techgeek yang hadir di PB2007 kemarin kan sebenernya adalah “techgeek wannabe”😆

    @ bakarezo,
    maunya sih setiap kegiatan tidak dilakukan dengan sia-sia.
    setuju bahwa setiap informasi yang kita dapat belum tentu benar, karena itu mari kita belajar, mencari secuil kebenaran yang bukan pembenaran🙂

    @ dewo,😛 kemarin kok ndak dateng mas? ngabur lagi ya?

    @ Anis,
    itu dia yang saya alami. daftar beberapa blog, trus males meng-update, sampai akhirnya lupa passwordnya😦
    Tapi itu pengalaman saya, belajarlah dari pengalaman, termasuk pengalaman orang lain, jadi… jangan tunggu sampai “malas” menyerang, terus menulis dan belajar untuk konsisten😀

    @ kenz,
    proses aktualisasi diri? hmm… kayaknya belum sejauh itu, tapi patut dipikirkan juga nih😛

    @ Kukuh TW,
    menulis itu adalah suatu kegiatan untuk menciptakan catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Jadi, belum tentu pake bolpen… lagian sebagai game developer, emangnya Kukuh masih butuh bolpen??? *hare gene? masih nulis pake bolpen?*😆

  6. setuju..
    dan sebenarnya blogging itu adalah ajang asah otak..
    “nulis” itu susah, lho. gak semua orang bisa “menulis”.
    gak percaya? coba aja inget kelas bahasa indonesia di SMA waktu disuruh bikin karangan. gak semuanya bisa bikin tulisan, kan??😆
    ayo menulis!!

  7. @ morishige,
    Menulis itu adalah suatu kegiatan untuk menciptakan catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Sementara mengarang adalah keseluruhan rangkaian kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. *pusing yak?*
    Intinya… nulis itu lebih gampang dari ngarang. Buktinya belajar nulis udah dimulai sejak masuk sekolah, sementara belajar ngarang kan baru SMA ya?😆

    @ Hesti,
    nanti ya, masih ada lagi yang mau di-share🙂

    @ GRaK,
    thx🙂

    @ Paijo,
    terima kasih kembali🙂

    @ Adityo Ananta,
    blackberry itu akan disebut pada postingan selanjutnya (belum juga selesai nih😛 )

    @ Kang Kombor,
    Selamat!!! ternyata Anda lebih dulu bangkit dari saya😛

  8. Saya tidak punya alasan untuk tidak setuju dengan yang dituliskan disini. Eh, gimana itu doorprize? Kalau belum dipakai, saya mau kok menerima dengan senang hati… hihihihi

  9. AssWrWb…
    Setuju Mba. Menulis, menulis dan menulis..Kegiatan yang baik sekali koq. Sekecil sesederhana apapun. Utamanya bila juga menjadi manfaat bagi yang lain. Paling tidak bagi diri sendiri. Ya kan Mba?
    Salam,

  10. “write now like there is no tomorrow, and edit later” kalo ga salah gitu d. *kemaren nemu di blognya sapa gitu, lupa :P*

    salam kenal
    wwn.

  11. @ rumahkayubekas,
    terima kasih banyak mas, ungkapannya sangat ‘encouraging’, paling tidak buat saya yang kadang merasa bahwa tulisan saya seperti ‘tidak ada apa-apanya’ sama sekali.
    Betul, sekecil dan sesederhana apa pun, pasti ada manfaatnya BAGI DIRI SENDIRI.
    Sometimes look narciss… tapi kalau terus terusan mikir, apakah bermanfaat bagi orang lain atau tidak, dsb, akhirnya tidak jadi menulis🙂
    So, keep writing… thanks.

    @ wawan,
    lain kali, diinget-inget ya itu ungkapannya siapa, supaya bisa langsung mengunjungi TKP, ga usah di-gugel dulu😛
    anyway, salam kenal juga…

  12. @ Koen

    Garing kalau soal blog selalu berkait dengan engine, feed, agregasi, plugins, etc.

    Benar. Seolah-olah blog itu cuma orang-orang geek saja yang boleh bikin. Cuma jagoan-jagoan yang mumpuni dalam hal-hal begitu😐

    Yang menarik adalah soal blog yang mencerdaskan dan membodohkan, yang inspiring dan yang menstagnankan, yang pluralist dan yang pokoknya-apa-kata-kelompok-gue.

    Couldn’t agree more!

    Wah… saya sendiri ndak bisa datang ke acara tersebut. Tapi melihat efeknya sampai ada semangat menulis seperti di postingan pratanti ini, setidaknya saya merasa senang😉

  13. @ Alex,
    thx, saya juga berharap supaya semangatnya bisa konsisten, buat saya dan juga buat para blogger lainnya😀

    @ Dimas,
    salam kenal…
    ga salah nih? siapa membimbing siapa?😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s