August Rush

Akhir Desember yang lalu, pertama kali membaca sinopsis film August Rush langsung muncul ketertarikan dan rasa penasaran akan film yang bertema musik ini. Sayangnya film ini hanya diputar satu kali saja setiap harinya dengan jam pertunjukan yang cukup menantang, 22.30😉  Dengan waktu pertunjukan yang seperti itu, perlu sedikit perjuangan untuk tetap terjaga menunggu film diputar, namun sepertinya jam tersebut kurang cocok bagi saya😛

Kemarin, ketika men-cek film yang diputar, ternyata August Rush sudah mulai ditayangkan dengan waktu yang lebih “sesuai”, dan akhirnya film inilah yang menjadi pilihan untuk ditonton. 

Kalau hanya menyimak cerita, film ini hanya seperti fairy-tale, dongeng seribu satu malam. Terlalu sederhana kalau film ini diceritakan melalui kata-kata. August Rush lebih banyak bercerita melalui gambar, melalui gerakan, dan melalui musik, daripada melalui kata-kata atau dialog antar para pemainnya. Namun minimnya kata-kata, membuat dialog yang ada di film ini menjadi sangat bermakna dan memiliki kekuatan untuk menjelaskan makna musik yang terdengar. 

Dari film ini lebih bisa dipahami bahwa musik yang terdiri dari nada-nada selalu ada di sekitar kita, sementara alat musik hanya sekedar alat bantu untuk mengulangi nada-nada yang ada di alam, sebuah simfoni kehidupan yang indah. 

Seperti yang diungkapkan Evan “August Rush” Taylor di akhir film tersebut, “musik ada di sekitar kita, dan yang perlu kita lakukan hanyalah.. mendengarkan”. 

Sambil diiringi cuplikan soundtrack music August Rush disini, masih terbayang indahnya film semalam, … August Rush, it’s just about music …

august-rush.jpg

11 pemikiran pada “August Rush

  1. yang membekas dari August Rush memang bukan dongengnya ya mba.. karena nyaris oliver twist😀
    tapi kuat banget mengutarakan makna musik dalam kehidupan, yang manakah musik itu sebenarnya **hmm sok iye saya**
    boleh ngusul sama mba tanti buat bikin resensi “music from another room” nya jude law.. tapi dah jadul banget mba.. hihihi😀 ,😀

  2. bener banget,
    August Rush memang lebih mengenai “musik”, bukan “cerita”🙂

    wah, blom pernah nonton film nya nih, ntar deh cari2 dulu film ini somewhere…..😉

  3. Waktu itu coba ak tontonin ke murid murid aku,,,,,,,,,buat selingan pelajaran ips, wow responnya luar biasa. Anak anak pada antusias ………………… Kalo ak sendiri si emang udah ke sengsem sama lagunya dulu,,,,,,,,, pas liat filmnya ok why not

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s