donor darah yang menyenangkan

Akhirnya… setelah menunggu selama 2 tahun (kurang 3 hari), setelah beberapa kali ditolak karena Hb yang rendah, kemarin saya boleh mendonor lagi 😀

Kemarin, saya tidak terlalu antusias (saking ga PD nya, saya minta untuk dicek Hb-nya dulu sebelum mengisi formulir pendaftaran, dll yang seharusnya sudah terisi sebelum maju ke meja pemeriksaan), dan begitu perawatnya bilang, “darahnya tenggelam”… YESS!!! Saya diijinkan mendonor😉 

Ya, bagian awal dari ritual donor darah ini memang selalu bikin saya cemas, deg-deg-an karena takut ditolak😛 Bagian yang paling menyebalkan.

Duluu… pertama kali menyumbang darah, saya sangat terkesan dengan sebuah tulisan yang tertera di bungkus Viliron (pembagian dari PMI), bunyinya: 

blood-drive.jpgPara donor darah yang terhormat,
Hari ini Saudara telah menyumbang darah, sebagian dari milik Saudara yang berharga. Mereka yang tertolong dengan sumbangan darang tersebut, bahkan yang diselamatkan jiwanya tidak dapat berterima kasih secara langsung, tapi Tuhan Maha Tahu, semoga amal baik Saudara dibalas-Nya. Kami harapkan saudara untuk menjadi donor secara teratur dan ajaklah keluarga, teman, atau siapapun menjadi donor darah sukarela. 

Tapi setelah 2 kali, 3 kali, dst, tulisan itu tidak lagi memotivasi. Kegiatan donor darah sudah jadi aktivitas rutin sekitar 3 bulan sekali. Masih banyak hal lain yang juga memotivasi, misalnya saat ada keluarga penderita yang menunggu darah di PMI, mengharapkan ada pendonor yang mendonorkan darah yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Mereka mengucap terima kasih, namun rasanya saya yang harus berterima kasih, karena darah yang saya sumbangkan waktu itu dapat segera dimanfaatkan. Saya hanya sempat berucap, semoga bermanfaat dan anggota keluarganya dapat segera sembuh. 

Pernah pula ada yang membutuhkan darah untuk anggota keluarganya yang mengalami kecelakaan. Mereka tampak cemas. Lima menit kemudian mereka menerima telpon, dan setelah itu mereka mendatangi petugas sambil mengatakan, “terima kasih, kami tidak lagi membutuhkan darah, karena dia sudah tiada”. Ah, ikut sedih rasanya… 

Kalau ada yang bilang, donor darah itu bisa menambah nafsu makan, bisa jadi gemuk, dan kalau tidak mendonor pada waktunya badan menjadi tidak enak – bagi saya, informasi itu tidak benar dan mungkin hanya sugesti😆 Buat saya, mendonorkan darah merupakan hal yang bisa saya lakukan untuk membantu sesama. Baru belakangan saya tahu, bahwa hal ini juga bisa mengurangi risiko serangan jantung, seperti yang diungkap dr. Sonia Grania Wibisono disini.

Jadi, buat Anda yang mampu menyumbang darah, segeralah datang ke tempat-tempat penyumbangan darah atau PMI di kota Anda untuk mendonorkan darah. Buat yang masih kurang berat badannya😉 segera ditingkatkan. *45kg kan belum dalam kategori kegemukan*  

Buat yang tekanan darahnya terlalu tinggi atau terlalu rendah, coba konsumsi makanan-makanan sehat untuk menormalkan tekanan darah (plus olah raga). Dan buat yang kadar Hb nya rendah (sama seperti saya), coba konsumsi obat penambah darah secara teratur beberapa hari sebelum mendonor. *saya sendiri berhasil dengan Pronemia, tapi gagal dengan Sangobion (gagal=tetep ditolak)*  

Juga buat yang tidak bisa mendonorkan darah (karena apapun alasannya), mungkin bisa turut mendoakan supaya kita-kita yang mampu dan berniat menjadi donor darah sukarela bisa sukses diterima, dan tidak ditolak *halah*  😛

————————————————————————–

Artikel terkait:
setetes darah penuh arti

————————————————————————–

Update 14 Februari 2008,
Buat temen-temen (terutama yang di Bandung), Radio Rase 102.3 FM beserta Rase Listener Club akan mengadakan kegiatan donor darah, bekerjasama dengan PMI bandung, tempatnya di Rase Building Jl.Setiabudi No.19 Bandung. Tlp. 022 2038390. pada hari Sabtu, 1 Maret 2008, 5 Juli 2008 dan 1 November 2008. Ikutan yuuk…..😀

40 pemikiran pada “donor darah yang menyenangkan

  1. Aku kepingin bangat jadi orang yang rela berkorban dan berguna bagi sesamanya seperti Mbak Prasanti.Aku iri padamu Mbak.

    Btw kalau mau mendonorkan darah, bagian apa di PMI yang harus aku datangi?

    Trims.

    Horas!

  2. @ Robert Manurung,
    tentunya di Unit Transfusi Darah PMI. Seperti info dari hutriest, lokasi UTD PMI Jakarta ada di Jl Kramat Raya 46 (di sebelahnya ada mesjid besar, namanya lupa😦 ). Untuk kota-kota lain, alamatnya bisa dilihat di situs tsb.

    Ayo kita ikut memerdekakan orang-orang di sekitar kita dari belenggu penyakit (fisik) yang mereka derita. Mudah-mudahan darah kita bisa bermanfaat🙂

    @ hutriest,
    makasih banyak atas informasinya yaa…😀
    Bungkus Viliron tsb kayaknya memang khusus, karena ada cap PMI nya juga. BTW, kemarin ini sudah bukan Viliron lagi yang dibagikan di PMI Jakarta, tapi merk lain (lupa juga apa namanya, karena ga aku ambil🙂 )

  3. Dikampus saya sering banget diadakan acara donor darah…tapi sayang sekalipun saya tidak pernah mendonorkan darah saya…maklum berat badan saya tidak mencukupi… :”)

  4. seinget saya, baru sekali ikutan donor darah di kampus. Selain karena waktunya yang ga klop sama periode bulanan, kadang pas diadain akunya lagi kurang sehat🙂
    Pengalaman donor di kampus waktu itu, emang sih dikasih bantal, tapi tidurnya di atas meja, jadi deg-degan-nya itu antara takut ama jarum suntik dan takut terguling😆

  5. eh, nyatanya apa bener donor darah bikin gemuk? kalo gitu saya mau donor.. hehheh. lumayan nambah berat badan😛
    *salam kenal*

  6. saya belum pernah mendonorkan darah tap suatu saat kepingin juga, sakitkah ? katanya bisa “ketagihan” untk mendonorkan darah ya?
    mb koment blog saya juga ya ^_^

  7. ga sakit kok… bener! cuma kaget aja, sebagaimana layaknya digigit semut merah😆
    sebaiknya url blog nya ditulis juga dong… lha saya musti comment dimana?😛

  8. Salam Kenal Mbak, saya mau meng informasikan buat rekan-rekan yang akan mendonorkan darahnya,
    Radio Rase 102.3 FM beserta Rase Listener Club akan mengadakan kegiatan donor darah, bekerjasama dengan PMI bandung, tempatnya di Rase Building Jl.Setiabudi No.19 Bandung. Tlp. 022 2038390. pada hari Sabtu, 1 Maret 2008, 5 Juli 2008 dan 1 November 2008. Trims.

  9. @ Eko,
    Salam kenal juga, infonya saya taruh di atas juga ya…
    Untuk yang 1 Maret 2008 saya belum bisa ikutan (belum 3 bulan sih), tapi untuk yang berikutnya mudah-mudahan bisa😀

    @ herr,
    efek samping?
    hmm… apa ya? yang pasti jangan coba-coba mendonor kalau syarat kesehatan tidak terpenuhi, nanti malah nyusahin orang. Kalau tiba-tiba pingsan kan belum tentu ada yang mau bantuin😆
    Aku sih tidak merasakan ada efek samping apapun…

  10. saya bukan dokter tapi beberapa ilmuan di eropa bahkan asia telah menyarankan untuk tidak menggunakan tranfusi darah, ada beberapa masalah dalam darah
    1. penyakit yang ada tertular melalui darah.
    2. kesalahan pemberian golongan
    3. anti body yang harus beradaptasi dengan darah baru
    4. mahalnya darah
    5. penularan hiv
    6. tidak ada darah yang bisa dijamin dari penyakit.

    silahkan berkunjung ke blog saya:www.satyasembiring.co.cc
    ada alternatif lain selain menggunakan darah, jadi donor darah sama saja dengan menambah penyakit baru kepada pasien

  11. setuju pak, poin-poin di atas memang merupakan risiko dari transfusi darah (terutama bagi si penerima/resipient). Namun risiko tadi baru akan terjadi jika tidak ada pemeriksaan yang benar sebelum transfusi dilakukan, dan juga jika proses transfusi tidak menggunakan peralatan yang bersih dan higienis. CMIIW.
    dan jika prosedur telah dilaksanakan dengan benar, saya pikir tentunya masalah-masalah di atas dapat dihindari.
    Sampai saat ini transfusi darah merupakan salah satu alternatif pengobatan (misalnya bagi mereka yang kekurangan darah), karena sampai saat ini belum ada satu formula yang dapat menggantikan atau menyamakannya. Alternatif pengobatan lain mungkin masih banyak, meski saya sendiri kurang paham🙂

    bagi saya, selama PMI masih menghimbau masyarakat untuk mendonor darah untuk keselamatan orang lain, saya pikir hal ini merupakan satu upaya yang dapat saya lakukan untuk membantu mereka, orang-orang yang membutuhkan.

    BTW, mungkin ada baiknya juga pak, kalau diberikan link ke informasi mengenai ilmuwan eropa/asia yang menyarankan untuk tidak menggunakan tranfusi darah tsb. Thankyou😀

  12. ga’ bener…😀
    ga’ ada hubungannya antara badan yang lemes, sama berhenti jadi donor. Kalau ada yang merasa seperti itu, pasti cuma sugesti aja, yang mungkin lemesnya itu karena hal lain…
    Menurut petugas PMI yang pernah saya ajak ngobrol, setiap darah yang diterima dari pendonor, akan dites, apakah mengandung penyakit atau tidak. Trus kalau ada hal-hal yang bisa menimbulkan penyakit, nanti pendonor akan dihubungi juga, dan tentunya darahnya jadi ga’ bisa dipakai untuk transfusi… (gitu sih katanya)😀

  13. hi km prantanti,
    aku baru aja ikutan donor darah di skolah, tadi.
    tapi gak tau knapa, nafsu makan jadi nambah. padahal aku lagi gak laper, ehh sma makanan yg aku liat, kok pengen di makan aja, bner gak sieh, karna donor darah?

  14. hi anna,
    kalau buat aku sih, mendonor atau tidak mendonor, selera makanku tetap bagus, artinya tetap ada keinginan “nyomot” makanan yang udah tersedia di depan mata meskipun lagi gak laper😀
    Mungkin itu memang sugesti kita aja, yang merasa berhak untuk “mengisi perut” (meski tidak lapar), setelah menyumbang darah…
    manusiawi kok😆

  15. Trnyuata dnor drh i2 mnyangkan.asyk..awale emg deg2an tp pas udah d tsukin ke pembuluh uih,siplah..serasa gag diapa2in..abz tu puas bgd rasana..qt bs amal dg ap yg qt mliki..

  16. Pengalamanq berawal d rumah sakit di blitar .wkt ibu sakit, pd jam 12 q dbri tau dokter kalo ibuq harus tranfusi darah plg lmbt jam 4 pg hrus dpt darah, q langsung k pmi blitar tp stock hbs..k pmi satunya lg jg hbs..! Lalu q cb usul k ptgs pmi darahnya cocok tp tensi g mendukung, akrny q mint nmr pmi sejatim &yg msh punya stock d pmi kdri. q jd kfkran susahnya cr drh dsaat kritis… Stlh bdan fit q jd donor rutin sampai skrg

  17. Mba aq pengen donor darah.. Tapi takut gendut. Soalnya kakak aq pernah donor trus berapa bln kemudia beratnya langsung naik.. Apa bener ya mba donor darah bikin gendut????

  18. Hai Wie…
    sama sekali tidak benar tuh🙂
    donor darah tidak akan bikin gendut. Kalau konsumsi makan kita tetap sama seperti biasa, ya… pastinya berat kita juga akan tetap seperti biasa.
    Kalau makannya berlebihan, baru deh bisa gendut…. jadi, bukan karena donor darah😀

  19. tadi aku pertama kalinya donor darah . wah ternyata gag menakutkan sama sekali !
    ada kepuasan batin tersendirii yaa .
    jadinya ketagihan , jadi pengen ngedonor secara rutin nih ..

  20. Kemarin saya baru berhasil untuk pertama kalinya mendonor, tahun lalu ditolak karena HB rendah. Padahal umur saya sudah hampir 60th, mudah-mudahan saya bisa ikut donor sampai batas maksimal yg dijinkan yaitu umur 65 tahun. Dari PMI dapat Viliron apakah harus dihabiskan ya?

  21. Selamat ya bu….🙂
    kalau menurut saya. sebaiknya sih dihabiskan saja, apalagi pernah punya riwayat HB rendah.
    Viliron itu kan untuk vitamin untuk menambah darah juga, jadi tubuh bisa cepat recovery nya… dan bisa men-donor lagi nantinya….

    salam…

  22. Nama kita mirip mbak;) besok juga punya rencana ke pmi kramat tp posisi pastinya sebelah mana ya, kalau dr kampung melayu

  23. Hi mbak…. baru sempat baca nih pesannya… haha ternyata saya sering ke daerah dekat situ mengurus document import di Bpom…Alhamdullilah sudah masuk yang ke 4 akhir tahun ini.

  24. alhamdulillah…. terasa menyenangkan ya?
    Yang penting tetap jaga kesehatan, jangan terlalu diforsir juga, karena tubuh perlu waktu untuk memroduksi sel-sel darah yang sehat dan kuat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s