Bandung hujan es

Bandung hujan? – itu sudah biasa.

Bandung hujan es? – beberapa kali juga sudah pernah terjadi, namun tidak terlalu lama dengan dampak kerusakan yang minimal.

Tapi, di hari Minggu siang, sekitar jam setengah dua ini, Bandung kembali diterpa hujan lebat, dengan bunyi “pletak pletok” bersamaan dengan turunnya butir-butir es dari langit.

Ini bentuknya saat hujan baru berlangsung selama 5 menit. Bentuknya relatif kecil dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mencair.

ice-cubes-3.jpg

Setelah 10 menit, bentuk es yang turun seperti ini. Butir es sebesar kerikil berdiameter 1,5 cm ini makin meramaikan suasana di siang hari.

ice-cubes-4.jpg

15 menit berlalu, hujan masih belum mereda, butir es sebesar bakso ini jumlahnya makin banyak, disertai angin yang bertiup kencang.

ice-cubes.jpg

Menit-menit berikutnya es yang turun sudah tidak lagi diperhatikan, karena fokus perhatian mulai tertuju dengan hujan yang tidak lagi turun di luar rumah, melainkan mulai turun juga di dalam rumah😛  Bocor dimana-mana, membuat harus kerja bakti di hari Minggu siang menjelang sore ini.

Pemandangan hasil lontaran es yang mental di pintu depan rumah

ice-cubes-2.jpg
serta pemandangan dari loteng, sekitar 1 jam sejak hujan mulai turun tadi. 
ice-cubes-5.jpg

43 pemikiran pada “Bandung hujan es

  1. @ Poppy,
    mungkin ada benernya, yang pasti hujan es kali ini sepertinya cuma terjadi di wilayah tertentu saja, tidak merata di seluruh kota Bandung. Lebih tepatnya, bisa disimak harian Pikiran Rakyat hari Senin ini🙂

    @ Duraring,
    selama ini sih kalau hujan duit, gak ada bunyinya, makanya kita juga jadi gak tau ketika hujan duit itu turun😆

    @ nita,
    hujan es nya mungkin udah sama, tapi suasananya pasti beda dong… ya gak?😀
    salam kenal juga…

  2. Tuh bener kan!
    Ngeri bener kemarin ini. Guede banget ya ujannya. Serem serem. Kena banjir 50cm sih ada deh di Terusan Martanegara. Air masuk ke mobil. Untung ngga mogok juga.
    Eh di Bdg ato di Jkt sih?
    Kalo di Bdg ikutan atuh sekali- kali gabung.

  3. @ dobelden,
    korban jiwa sih mungkin ga ada,
    tapi kalau korban babak belur… hmm kayaknya ada tuh

    @ kangtutur,
    jus pake es batu langsung dari langit?
    hmm… mungkin bisa dicoba😛

    @ rumahkayubekas,
    kemarin ini emang lagi di Bandung Kang…
    rencananya balik ke Jakarta jam 3, tapi gara-gara ujan es akhirnya baru balik abis maghrib. Iya nih sebenernya pengen ikutan acara-acaranya batagor, tapi kok seringkali telat aja dapet kabarnya (telat ngikutin info dari blognya si Akang nih😀 )

  4. wah..bisa buat es teh tiap hari dung :green:

    hmm..kok bisa ya? ngeri sekali itu..bayangkan apa yang terjadi kalau hujan es itu berlangsung lama..bencana apa lagi yang akan kita hadapai..semoga tak terjdi, amiin

  5. @ deteksi,
    jualan es mungkin ga laku, tapi sapa tau bisa nambah-nambahin stok😛

    @ devry,
    segar sih belum tentu, yang pasti… dingin😉

    @ realylife,
    saya juga seperti merasa “diingatkan” bahwa kerepotan yang terjadi kemarin belum seberapa, dibandingkan dengan orang-orang yang akhirnya sampai tidak punya rumah karena hanyut terbawa arus, atau yang mengalami banjir sampai beberapa hari…
    Semoga kita selalu ingat akan Sang Pencipta dan diberi keselamatan oleh Nya, amiin…

    @ Febra,
    saya juga gak ngerti bagaimana proses alam yang terjadi sehingga bisa turun es sebesar bakso itu langsung dari langit… padahal kemarin itu awan hujannya biasa saja tidak sampai yang gelap tebal dan menakutkan.
    Hmm… sepertinya saya kurang menyimak pelajaran ilmu bumi di sekolah dulu…:mrgreen:

  6. Berarti rumahnya dekat rumahku ya, soalnya rumahku juga terkena hujan es ini…berantakan deh, canopy bocor, dan mobil rusak (mudah-mudahan bisa di klaim di asuransi, karena termasuk pada pasal perluasan). Tapi anakku dan tantenya malah senang, karena kapan lagi menikmati hujan es.

  7. @ edratna,
    iya bu, jangan-jangan kita ternyata tetangga-an ya?😀
    buat saya sih menikmati hujan es itu cuma yang 10 – 15 menit pertama aja, abis itu gak bisa dinikmati lagi, soalnya musti kerja bakti, beberesnya makan waktu lebih lama dari ujannya😉

    @ chiw,
    hmm… kalau terjadi di Surabaya, terutama di daerah perkantoran yang banyak gedung-gedung kaca-nya, wah seru tuh…
    *jadi terbayang jaman kerusuhan dulu🙄 *

  8. Waduh …
    Kronologis sekali ya …
    Saya belum pernah mengalami hal itu …
    Ahhh pasti keras sekali bunyinya jika berbenturan dengan atap rumah ya ..

    Salam saya kak …

  9. bunyinya memang keras, seperti rumah yang ditimpukin kerikil atau batu-batu kecil, terus-menerus selama hampir setengah jam.

    genteng kaca sebagian besar pecah, daun-daun di pohon pun sampai rontok tercabik-cabik (tidak utuh), nah bisa dibayangin deh serunya…:mrgreen:

  10. @ syahrizal pulungan,
    amiin, selalu ada cara untuk mengingatkan kita… semoga kita diberi petunjuk untuk bisa mengambil nilai-nilai positif dari kejadian-kejadian tersebut – amiin.

    @ moehfi,
    besarnya ya lumayan… bisa membuat genteng kaca pecah, eternit bolong-bolong, daun-daun sobek tercabik-cabik dan bikin kap mobil “bopengan”😀

  11. @ antown,
    saat ini saya juga belum tau apa penyebabnya…
    *buka-buka referensi, cari informasi*

    @ hyorinmaru,
    bisa jadi nih… mungkin sedang ada peringatan untuk siap-siap, bahwa kepunahan akan segera terjadi *who knows?*

  12. waahh…
    penjual minuman dingin untung nihjadi gak usah beli es batu buat pendingin
    tinggal mungut trus di masukin aja hehehehhehe….
    waspadalah waspadalaaaahh…🙂

  13. pada saat yang sama di Jakarta juga hujan es, akan tetapi ukurannya jauh kalah besar. Jadi ngeri juga melihat ukuran es sebesar itu.

  14. sebenernya saat di Jakarta ada hujan es, itu juga sebuah kengerian tersendiri…
    Bayangin aja, kota di pinggir laut, yang cuaca sehari-harinya panas terik, tiba-tiba ada hujan es, nah sepertinya ada suatu pertanda….. perilaku alam yang tidak lagi bersahabat dengan manusia, karena perilaku manusia yang memperlakukan alam semaunya sendiri, mungkin begitu *?*

  15. Saya belum pernah mengalami hujan es. Belum pernah melihat hujan es.
    Pengen tahu juga sih rasanya kayak apa. :-0

    Kalo esnya segede itu, kena kepala pasti sakit tuh. blethak! aw!
    Kena atap asbes rumah, bisa bolong ‘kali ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s