ocehan ke seratus

100Akhirnya… tayang juga postingan yang ke seratus di blog ini. Tidak perlu dibandingkan dengan bloger-bloger lain yang bisa menghasilkan jumlah tulisan yang sama dalam waktu yang tidak terlalu lama, ternyata memang saya butuh waktu sekitar 2 tahun lebih sedikit, untuk bisa mencapai jumlah ini🙂

Fyuuh… lama ya?

Tapi… kalau keong aja bisa nyebrang, mestinya saya juga bisa mencapai angka 100 ini😛

Mulai dari yang rajin nulis, trus jarang nulis (kadang sibuk, kadang malas dan kadang lupaa😉 ), trus rajin lagi, males lagi… sangat berfluktuasi sekali mood nulis-nya.

Topiknya pun bervariasi, mulai dari yang ngasal, yang iseng, sampai yang rada serius juga ada. Antara liputan, cuplikan sana sini, maupun opini (pribadi) tertuang di blog ini. Rupa-rupa…

Kalau menyimak catatan Mr. WP, ternyata 3 topik terhangat yang dicari di blog ini (atau mungkin juga yang membuat orang tersesat kesini) adalah tentang ilusi, komunikasi, dan tentang asertif. Ternyata… banyak yang ingin tahu tentang ilusi, sesuatu yang tentunya bukan realita😉 Kemudian, banyak juga yang mau tahu lebih jauh tentang komunikasi, sebuah cara paling dasar untuk dapat membina relasi dengan orang lain, dan juga agar dapat lebih asertif tentunya😀 – *hehe… analisa ngasal, ga penting 😆 *

dan… seperti layaknya kalau ada peristiwa-peristiwa seremonial, yang ingin dicapai setelah ini adalah semoga 100 tulisan berikutnya bisa terwujud dalam waktu yang kurang dari 2 tahun 2 bulan:mrgreen:

Beberapa posting terkait:

6 pemikiran pada “ocehan ke seratus

  1. Horeeee. Selamat memasuki posting keseratus.
    Ada yang melaju setelah yang keseratus. Ada yang malah berhenti.
    Tapi khusus buat Nita, aku berharap agar segala angka dilupakan, dan tulisan-tulisan terus diperderas, buat memberi umpan yang inspiring bagi hati dan pikiran.

    Errr … makan-makan?🙂

  2. @ Koen,
    angka lebih mudah diingat daripada huruf… contohnya ngapalin kilometer di tol cipularang lebih gampang daripada ngapalin nama-nama kota sepanjang cipularang. Yang pasti di km 19 ada Starbux, dan di km 139 saatnya keluar tol😀 tapi… jangan tanya km 19 atau 139 itu ada di daerah mana😆
    btw, mudah-mudahan ya… tulisannya bisa lebih deras mengalir😉

    @ hevi.fauzan,
    tadinya sih mau makan-makan, tapi….. keburu malu sama yang udah posting ke 500 *waaks!!! langsung ciut…*😛

  3. seandainya aku pun harus memasukan bobot dalam setiap paragraf **seperti semua tulisan di summary**
    pasti aku butuh 10 tahun untuk mencapai angka 100😀

    dan seandainya summary bersedia hanya menyampah seperti aku
    cukup perlu 10 hari baginya mencapai 100

    summary tetap panutanku.. yg mngkn sebel krn ada yg berusaha kembar dengan nya…
    ikhlas ya mbak..😀 ,😀 ,😀

  4. @ nakjaDimande,
    selalu ada bobot dalam setiap tulisan, tidak perlu waktu yang lama kalau memang berniat untuk menulis😉
    kadang menyampah pun perlu usaha. Blog nyampah ku di plurk pun kadang suka lupa diisi hehe… *sepertinya perlu belajar untuk nyampah ya?*😛
    Anyway, meski kadang tak percaya… selalu menyenangkan jika ada yang mengikuti jejakku, karena jadi lebih terpacu untuk melakukan yang lebih baik lagi, dan berharap bisa menularkan hal-hal positif. Tapi kan… tidak termasuk nularin nyampah kali ya? hehe… *makanya jadi susah mau nyampah di blog sendiri disini*

    @ Anis,
    thankyou…
    ya postingannya emang jadi lebih banyak… kalo ditambah juga dengan postingan di blog ini😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s