membaca pikiran

Sebagian besar waktu yang kita gunakan tidak terlepas dari hubungan interpersonal dengan orang lain, baik itu dengan teman, dengan pasangan, dengan rekan kerja, dengan atasan, dengan bawahan, dsb. Berbagai ketrampilan sosial yang menyangkut interaksi pun telah kita ketahui dan pelajari sejak kecil. Ketrampilan yang paling penting tentunya adalah komunikasi.

Ketrampilan berbicara dan mendengar, sebagai bagian dari komunikasi โ€“ merupakan ketrampilan dasar yang juga sudah dipelajari sejak lama. Namun seiring waktu, kadang kita lupa bahwa kedua ketrampilan tadi tetap harus dipupuk, bahkan mungkin juga ditingkatkan.

Kadang kita merasa sudah cukup mengenal orang yang kita ajak bicara sehingga kita hanya bicara seperlunya, berasumsi bahwa orang tsb sudah memahami pembicaraan kita. Demikian pula dalam mendengar, kadang kita tidak sabar mendengar pembicaraan orang lain, berasumsi bahwa arah pembicaraan tertuju pada suatu kesimpulan yang sudah kita pikir sebelumnya.

Disinilah letak โ€cacatโ€ komunikasi yang biasa terjadi. Akibatnya hubungan interpersonal jadi terganggu. Konflik pun makin sering terdengar.

Teman,
Sedekat apapun hubungan kita dengan orang lain, kita tetap tidak dapat mengetahui hal-hal yang mereka pikirkan secara tepat. Karenanya bicarakanlah hal-hal yang ingin kita sampaikan pada orang lain dengan jelas, dan juga dengarkanlah respon yang disampaikan oleh orang lain secara cermat.

Jadi saat terjadi konflik, coba ditelaah kembali, apakah komunikasi sudah berjalan baik, atau kita yang hanya membaca pikiran orang lain (dan salah…๐Ÿ˜› )

14 pemikiran pada “membaca pikiran

  1. @ Anis,
    eh, nyambung ya? wah… pinter nih Anis bisa melihat “benang merah”-nya๐Ÿ˜‰

    @ DE,
    iya, makanya berbicaralah supaya saling tahu apa yang ada di kepala masing-masing๐Ÿ™‚

  2. Setelah paham bahwa hidup adalah perjuangan, maka segeralah bertindak.
    Perjuangan tidak akan pernah mulai jika kita hanya duduk terdiam, mengumpulkan niat dan kata-kata indah๐Ÿ˜€

  3. sayangnya bukan semua orang boleh diajak untuk berkomunikasi, biarpun ia mempunyai sarjana dalam bidang komunikasi. Ini menyebabkan orang lain menjadi mangsa dan akhirnya akan mendiamkan diri agar diri dan hati tidak disakiti…

  4. komunikasi sangat penting untuk menyatakan perasaan qta
    gkan dha yg bsa ngbaca pikiran qta 100%
    sklipun dia paranormal
    jgn lpa omongin apa yg qta mau
    jgn di pendem

  5. bener banget,
    dan… komunikasi yang jelas adalah yang paling baik, tidak hanya komunikasi yang bisa dimengerti oleh si pemberi pesan tapi juga dimengerti oleh si penerima pesan. So… berkomunikasilah dengan baik dan benar๐Ÿ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s