buku

tak ada kata terlambat

“Engkaulah matahari Firdausku yang menyinari kata pertama di cakrawala aksara Kau hadir dengan ketiadaan Sederhana dalan ketidakmengertian Gerakmu tiada pasti Namun aku terus di sini Mencintaimu Entah kenapa” aah….  belum tamat kata pengantar terbaca, kecanduan itu langsung terasa rindu akan olahan kata yang terangkai dalam indahnya prosa entah dilema atau keterbatasan upaya yang terus menghalangi […]

Metropolis

Setelah lama tidak membaca novel-novel yang bernuansa kriminal, membaca novel ini seperti minum air di tengah gurun, pelepas dahaga di tengah kehausan 😛 Sekilas review: Sebuah pemaparan yang gamblang tentang sepak terjang kehidupan antar geng pengedar narkoba di Jakarta ditulis secara apik oleh Windry Ramadhina. Dengan gaya bahasa yang lincah, Windry berhasil membawa suasana konflik, […]

Perjuangan anak seorang gangster

Yakuza Moon, buku yang tidak terlalu tebal ini berhasil dilahap dalam tempo beberapa jam saja. Hmm, ternyata ketrampilan baca masa lalu masih bisa diterapkan juga sampai saat ini. “alah bisa, karena biasa”, kalau suatu kegiatan memang sering dilakukan (apalagi kita menyenangi kegiatan tsb), maka sampai kapan pun kita akan bisa menyelesaikannya dengan cepat, tepat dan […]

Petite Histoire Indonesia

Ini adalah salah satu buku yang sangat mengasikkan untuk dibaca. Buku yang terdiri dari berbagai kisah tentang Indonesia ini benar-benar membuat saya merasa sayang kalau hanya membacanya selintas saja. Kalimat demi kalimat yang terangkai membawa kita seakan ikut berada di situasi saat itu. Kisah-kisah dalam buku ini menggambarkan cuplikan kecil sejarah bangsa Indonesia, dan membuat […]

novel kedua

sebagai kelanjutan dari buku sebelumnya –yang berakhir hanya dengan sebuh titik tanpa tanda-tanda apakah masih ada kelanjutannya atau tidak– novel ini juga mempunyai gaya penulisan yang sama. Novelnya berawal dari cerita sang kakek yang keturunan Kyai Mojo di Minahasa kepada Ratnaningsih, sang jurnalis; dan berakhir dengan situasi saat Perang Jawa akan dimulai. Dan… sama seperti […]

Seribu-Buku – sampai dimana kepedulian kita?

Saat ini, ada 2 gerakan yang saya ketahui, yang sama-sama bertajuk “Seribu-Buku”. Keduanya sama-sama mengajak kita untuk mau berbagi dan peduli terhadap mereka yang sulit mendapatkan akses terhadap buku-buku, yang saat ini masih menjadi “barang mahal” di negeri ini. Yang pertama, Gerakan “Seribu Buku Untuk Tunanetra” – Kegiatan yang diprakarsai oleh Yayasan Mitra Netra ini […]

sebuah novel tentang novel

Buku bernuansa merah yang tertata di deretan rak “sastra” mulanya tidak terlalu menarik perhatian, namun setelah diamati ternyata buku itu karangan Remy Sylado, seorang pengarang yang hasil karyanya seringkali menarik untuk dibaca 🙂 Buku yang berjudul “Novel Pangeran Diponegoro” dengan sub judul “Menggagas Ratu Adil”, akhirnya menjadi salah satu buku yang saya pilih sebagai bahan […]